
Canva Pro vs CapCut Pro | Sumber: CapCut
Table of Contents
Para kreator pemula seringkali bingung saat pertama kali ingin membuat konten, apakah menggunakan Canva Pro atau CapCut dulu. Dua alat ini memang menjadi salah satu kunci utama agar konten terlihat menarik dan disukai penggemar. Sehingga, kamu bisa pilih salah satu atau keduanya saat ingin membuat konten.
Untuk bisa menentukan mana yang akan kamu pilih dulu, yuk simak fitur dan keunggulan Canva Pro serta CapCut Pro di bawah ini.
Apa Itu Canva Pro?
Canva Pro adalah versi berbayar dari aplikasi desain grafis populer Canva. Aplikasi ini cocok banget untuk membuat berbagai elemen visual seperti thumbnail YouTube, poster, feed Instagram, presentasi, logo, dan lainnya. Keunggulan Canva terletak pada antarmuka yang ramah pemula, ribuan template siap pakai, serta kemudahan dalam drag-and-drop.
Kelebihan Canva Pro
Berikut beberapa kelebihan yang ada pada Canva Pro, yakni:
- Akses ke lebih dari 100 juta aset premium, termasuk foto, video, ilustrasi, dan musik.
- Ribuan template eksklusif Pro untuk berbagai format konten (IG post, reel, CV, banner, dll).
- Fitur Brand Kit, yang sangat membantu jika kamu membangun identitas visual yang konsisten.
- Magic Resize, memungkinkanmu mengubah ukuran desain ke berbagai format tanpa harus desain ulang.
- Background Remover dan AI tools seperti Magic Write dan Magic Edit.
- Penyimpanan cloud hingga 1TB dan kolaborasi tim real-time.
Kekurangan Canva Pro
Meskipun memiliki kelebihan, Canva Pro juga tak luput dari kekurangan, seperti:
- Kurang optimal untuk video editing dinamis atau storytelling visual.
- Efek transisi dan editing videonya masih tergolong basic.
- Tidak ideal untuk konten TikTok atau Reels yang perlu beat dan transisi cepat.
Apa Itu CapCut Pro?
CapCut Pro adalah versi premium dari CapCut, aplikasi video editing buatan Bytedance (perusahaan yang juga membuat TikTok). Aplikasi ini sangat populer karena menyediakan fitur editing video yang powerful namun mudah digunakan, bahkan di HP sekalipun.
Kelebihan CapCut Pro
Berikut beberapa kelebihan CapCut Pro yang bisa kamu ketahui:
- Fitur editing lengkap, mulai dari pemotongan, layer, transisi, hingga efek visual kekinian.
- Efek dan filter Pro eksklusif, termasuk efek AI seperti auto caption, body tracking, green screen, 3D Zoom, dan lainnya.
- Beragam template video viral, sangat cocok untuk kreator TikTok, Shorts, atau Reels.
- Sound effect dan musik bebas royalty, serta sinkronisasi beat otomatis.
- AI Voiceover dan auto subtitle yang bisa bantu bikin konten cepat dengan narasi otomatis.
Kekurangan CapCut Pro
Sementara kekurangan Canva Pro, yaitu:
- Kurang cocok untuk desain grafis statis, seperti thumbnail atau poster.
- Tidak punya template visual sekomprehensif Canva untuk branding personal.
- Butuh HP dengan performa cukup kuat agar proses rendering tidak lemot.
Perbandingan Canva Pro vs. CapCut Pro Berdasarkan Kebutuhan Kreator Pemula
Berikut perbandingan antara Canva Pro vs. CapCut Pro yang bisa kamu ketahui berdasarkan kebutuhan kreator pemula, yaitu:
- Jenis Konten yang Dibuat
Jika kamu fokus pada konten video pendek, seperti TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts, maka CapCut Pro lebih ideal karena punya fitur editing video yang mendalam.
Tapi kalau ingin membangun branding visual seperti desain feed Instagram, thumbnail YouTube, portofolio digital, atau konten visual non-video, maka Canva Pro adalah pilihan terbaik.
- Kemampuan Desain dan Editing
Canva Pro lebih unggul dalam desain statis dan presentasi visual. Sementara CapCut Pro unggul dalam visual storytelling dan video yang engaging.
- Tingkat Kemudahan untuk Pemula
Canva Pro sangat ramah untuk pemula yang belum paham dunia desain. Sedangkan CapCut Pro juga ramah pengguna, tapi butuh sedikit latihan untuk mahir menggunakan transisi dan efek secara maksimal.
- Dukungan AI dan Efisiensi Waktu
Canva Pro punya fitur AI seperti Magic Write (penulisan otomatis), Magic Edit (pengeditan gambar berbasis AI), dan Smart Resize. CapCut Pro juga punya fitur auto-caption, AI voice over, dan auto-beat, yang sangat membantu dalam produksi video cepat.
- Harga Langganan
Keduanya menawarkan paket yang relatif terjangkau:
- Canva Pro: Sekitar Rp95.000 per bulan atau Rp699.000 per tahun (juga tersedia paket tim).
- CapCut Pro: Sekitar Rp85.000–Rp105.000 per bulan, tergantung platform (Android, iOS, desktop).
Mana yang Harus Dipilih Dulu?
Jika kamu hanya bisa memilih satu karena keterbatasan dana, pertimbangkan urutan ini berdasarkan prioritas konten utama kamu.
Canva Pro dapat kamu pilih jika fokus utamanya adalah membangun identitas visual brand pribadi, aktif di Instagram, YouTube, LinkedIn, atau membuat konten edukatif atau promosi produk.
Sedangkan CapCut Pro bisa menjadi pilihan pertama jika kamu adalah konten kreator yang ingin membuat konten viral atau tren Tik tok, hobi storytelling lewat video pendek dan ingin menghasilkan video engaging dengan efek kekinian, narasi otomatis, dan subtitle cepat.
Itulah informasi seputar Canva Pro dan CapCut Pro yang bisa diketahui oleh para kreator pemula. Kalau ingin berlangganan keduanya dengan harga hemat, bisa coba patungan akun premium yang aman dan legal melalui Joinbareng, ya.